5 Fakta Tersembunyi Dibalik MotoGP . Jika pesawat dan awaknya memiliki hal tersembunyi dari para penumpang tak jauh dengan olahraga motoGP dan para ridernya. Selama ini kita menikmati sekali berbagai penampilan dan kemenangan mereka. Nyatanya ada banyak hal fakta tersembunyi dibalik penampilan mereka, lho. Apa saja ?
1. Bobot sepeda motor dua kali lipat berat laki-laki dewasa
Motor MotoGP berbobot 160 kg sehingga cukup bagi benda-benda berat membuat motor keluar dari lintasan. Guna mengendalikan motor, latihan beban diperlukan untuk memperkuat lengan, bahu untuk membangun kekuatan dan stabilitas pembalap ketika di atas motor.
“Kelihatannya mudah, tapi dibutuhkan konsentrasi dan kerja keras untuk mengendalikan motor ini,” kata rider asal Inggris. Karena motor yang berat ternyata memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yakni membantu pembalap dalam memacu kendaraannya secara cepat namun tidak berbahaya, sedangkan kekurangannya ketika terjatuh atau terlempar akan membahayakan pembalap.
2. Ketika memasuki tikungan, kontak ban dengan aspal kurang dari 50 derajat.
Smith mengungkapkan, ketika menikung sudutnya mencapai 55 derajat. Kontak ban dengan aspal praktis tidak mencapai angka 50 derajat. Itulah alasan, velg MotoGP dibuat lebar mencapai 16,5 inchi.
“Ban motor MotoGP memiliki tingkat grip yang menajubkan. Kekuatan ban terletak pada senyawa kimia yang seluruhnya tidak menggunakan karet. Banyak ilmu pendukung untuk membuat ban MotoGP. Bahkan, ketika hujan, Anda harus bisa tetap melaju di kecepatan 152 km/jam. Biaya ban sepasang 1000 euro (Rp 14 juta), jadi sangat mahal.”
3. Pembalap mengenakan pelindung lebih banyak dari Batman
Pakaian balap pembalap MotoGP harus bisa memberikan perlindungan ekstra pada pembalap ketika mereka terjatuh dari kecepatan tinggi.”Harus ada perlindungan yang baik di are bahu, siku, lengan, sarung tangan, buku-buku jari dan di sekitar telapak tangan,” kata Smith. “Kami juga memiliki pelindung dada, punggung pelindung, pelindung pinggul dan tulang kering dan perlindungan lutut.”
“Para produsen juga mengembangkan sistem airbag (balon udara) built-in untuk meredam benturan pembalap dengan aspal. Jadi perlindungan pembalap MotoGP lebih banyak dari Batman.”
4. Detak jantung pebalap bisa sampai 190 detak/menit
Detak jantung pembalap saat balapan bisa mencapai 190 detak/menit, padahal rata-rata detak jantung orang normal sekitar 70 detak/menit. Valentino Rossi dikenal sebagai pembalap yang bisa mengontrol detak jatungnya bisa tetap di bawah 100 detak/menit. Hal ini dikatakan oleh Dr Claudio Costa, dokter asal Italia yang menghabiskan waktunya selama 30 tahun di area balap bahwa detak jantung Vale tiap menitnya sangat pelan seperti anak kecil yang sedang bermain.
5. Baju dari Kulit Kangguru
Baju pebalap terbuat dari kulit kanguru karena kulit kanguru lebih ringan, fleksibel dan lebih kuat untuk dipakai.






0 komentar:
Posting Komentar